Batam, News, Hukum & Kriminal, Kepri

Cekcok di Apartemen Pollux Habibie, WNA Mesir Mengaku Dianiaya Sekuriti

Egi | Selasa 29 Sep 2026 21:20 WIB | 49

Polda/Polres/Ta dan Polsek
Hukum & Kriminal
Hotel/Cafe & Resto


Tampak gedung Pollux Habibie Batam dari Kejauhan (foto: Egi)


Matakepri.co.id Batam - Seorang warga negara asing (WNA) asal Mesir berinisial A melaporkan dugaan tindak penganiayaan ke Polsek Batam Kota setelah terlibat perselisihan dengan kekasihnya di Apartemen Pollux Habibie, Kecamatan Batam Kota, Selasa (28/9/2026).

Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian petugas keamanan apartemen yang berupaya melerai cekcok antara keduanya. Namun situasi disebut semakin memanas saat A diduga mengambil dua tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR) milik apartemen.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, A mengambil APAR tersebut dengan alasan untuk mengamankan diri. Melihat hal itu, petugas keamanan kemudian berusaha merebut kembali kedua tabung pemadam tersebut guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Upaya pengamanan tersebut diduga memicu terjadinya kontak fisik antara A dan petugas keamanan. Merasa menjadi korban, A selanjutnya mendatangi Polsek Batam Kota untuk membuat laporan pengaduan terkait dugaan penganiayaan.

Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Rahmat Susanto, membenarkan adanya laporan yang dibuat oleh WNA asal Mesir tersebut.

“Iya benar, ada WNA asal Mesir membuat laporan pengaduan dugaan penganiayaan di Mapolsek Batam Kota. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujar Rahmat saat dikonfirmasi, Selasa (29/9/2026).

Rahmat menjelaskan, penyidik masih melakukan pendalaman terkait kronologi lengkap kejadian, termasuk mengumpulkan keterangan para pihak dan sejumlah bukti untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Polsek Batam Kota juga masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut sebelum menentukan langkah hukum berikutnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola maupun manajemen Apartemen Pollux Habibie belum memberikan keterangan resmi terkait insiden yang melibatkan WNA asal Mesir tersebut.(Egi)


Redaktur: ZB



Share on Social Media