Batam, Kesehatan

Sel ODGJ di Shelter Dinsos Batam Tak Punya Kamar Mandi, Ini Penjelasan Kadinsos Batam

Juliadi | Sabtu 11 Apr 2026 01:05 WIB | 555

Pemko Batam
Kesehatan
RSUD/Rumah Sakit/Puskesmas


Kepala Dinsos PM Kota Batam, Zulkifli Aman. (Foto : Batam Pos)


Matakepri.co.id, Batam --  Renovasi Gedung Shelter yang dilakukan oleh Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Kota Batam telah selesai pada akhir tahun 2025 dan mulai difungsikan pada awal 2026. Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp1,2 miliar. Meskipun bangunan tersebut telah rampung, terdapat beberapa kekurangan dalam fasilitas yang disediakan.


Salah satu masalah utama adalah tidak adanya kloset di ruang sel khusus untuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Terdapat empat ruang sel ODGJ dengan ukuran sekitar 2,5 x 3 meter. Namun, tidak ada satupun dari ruang tersebut yang dilengkapi dengan kloset.


Sebagai alternatif, hanya tersedia lubang pembuangan dengan pipa serta dua pijakan sederhana yang digunakan penghuni untuk buang air besar. Selain itu, tidak ditemukan fasilitas bak air di dalam sel. Meski demikian, sel-sel tersebut sudah mulai digunakan.


Pada saat peninjauan oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari yang sama, dua dari empat sel terlihat telah ditempati, sementara dua lainnya masih kosong.


Kepala Dinsos PM Kota Batam, Zulkifli Aman, menjelaskan bahwa desain sel tanpa kloset memang sudah direncanakan sejak awal. 


Ia beralasan bahwa kondisi penghuni yang merupakan ODGJ membuat penggunaan fasilitas seperti kloset dinilai kurang efektif.


Menurut Zulkifli, perilaku penghuni yang tidak menentu justru dapat menyebabkan fasilitas cepat kotor atau rusak. 


“Kalau ODGJ ini kan kadang sudah diarahkan pun belum tentu mau. Bahkan, kotorannya bisa diserakkan,” katanya, saat dikonfirmasi.


Selain itu, ia menambahkan bahwa desain tanpa kloset dipilih agar proses pembersihan lebih mudah dilakukan oleh petugas. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan lingkungan tetap bersih dan aman bagi para penghuni serta staf yang bertugas.


Meskipun tidak lengkap, ruang-ruang tersebut sudah mulai digunakan sebagai tempat tinggal sementara bagi ODGJ. Dalam waktu dekat, pihak Dinsos PM Kota Batam berencana untuk mengevaluasi kembali desain dan fasilitas di dalam ruang sel agar lebih sesuai dengan kebutuhan penghuni. (Adi)


Redaktur : ZB



Share on Social Media