Kuliner, Batam, Nasional , News, Ekonomi, Pendidikan

Sarjana Komputer Cantik ini Juara Dua Di Cooking Competition Grands i Master Chef

Agung | Senin 07 Oct 2019 09:44 WIB | 508

inspirasi
Pendidikan


Sarjana komputer fajar Fitri (25) yang menjadi juara 2 dalam cooking competition di Grands i Master Chef.


MATAKEPRI.COM, Batam - Sarjana Komputer cantik bernama Fajar Fitriani, berhasil menjadi Juara dua class umum dalam Cooking Competition Grands i Master Chef yang diadakan selama dua hari, sejak Sabtu (5/10) hingga Minggu (6/10) kemarin.


Fajar Fitriani, wanita berusia usia 25 Tahun ini, merupakan lulusan sarjana Komputer dua tahun lalu. Namun, karena hobi makan masakan jepang, dan juga skill memasak yang didapat secara otodidak, Fitri mencoba bantik stir dan mendaftarkan diri menjadi seorang chef di salah satu resto masakan Jepang di kawasan pinuin Batam.


Baca juga : Grands i Hotel Gelar Cooking competition, Dari Class Profesional Dan Juga Umum


Sempat di ragukan oleh pihak management resto, akhirnya wanita berambut hitam, ini berhasil membuktikan keahlian nya dalam hal memasak, khusunya masakan Japanese.


Dalam pembicaraan eksklusif yang dilakukan bersama Matakepri.com, Fitri mengungkapkan bahwa, statusnya yang saat ini seorang sarjana komputer tidak menghalanginya untuk menyalurkan hobinya tersebut.


Fitri yang telah bekerja di resto masakan Jepang selama dua tahun, akhirnya memutuskan untuk berhenti, bukan karena bosan, justru untuk memperdalam dan mempertajam skillnya dengan mengikuti berbagai kursus memasak.


Bac juga : Chef Kungfu Hadir Dalam Cooking Competition Di Grands i Hotel Batam


"Setelah saya resign, akhirnya saya mendaftar ke SMT Cuisine & Patisserie School, baru sekitar tiga bulan lalu," Ucap nya kepada Matakepri.com saat ditemui pada Minggu (6/10) kemarin setelah mendapatkan sertifikat dan hadiah.


Baru tiga bulan mengikuti kursus di SMT Cuisine & Patisserie School, Fitri langsung di sertakan oleh pihak sekolah dalam cooking competition Grands i Master Chef tersebut.


Bisa dibilang dengan persiapan apa adanya untuk menghadapi cooking competition Grands i Master Chef lalu, Fitri mengatakan bahwa persiapan yang sebenarnya adalah menguatkan mental.


fajar Fitriani yang berfoto bersama chef Muto.


"Tidak ada persiapan khusus untuk cooking competition ini, ya cuma persiapan biasa di malam hari nya sebelum kompetisi di mulai," Kata Fitri.


Dengan peraturan kompetisi yang mengharuskan membuat menu masakan asli Indonesia, Fitri Akhirnya membuat beberapa masakan inovasi yang di buat sedemikan Rupa seperti, Nasi Goreng, Bihun Goreng, Tahun Tempe dengan tampilan Burger dan yang terakhir adalah olahan Ayam.


Fitri pun tak menyangka, bahwa bisa menyabet Juara dua dalam kompetisi tersebut. Karena, dirinya mengaku baru pertama kali mengikuti kompetisi memasak. "Lebih untuk mengasah mental, ternyata lebih gereget saat menunjukkan aksi memasak di depan umum," Imbuhan.


Dia juga berpesan kepada para adik-adik dan para chef muda lainnya yang saat ini masih belajar di sekolah untuk tetap semangat, terus tingkatkan kemampuan dan asah mental dengan ajang-ajang kompetisi seperti ini.


"Yang pasti dengan sering kali mengikuti berbagai kompetisi, membuat kita akan lebih percaya diri, dan juga bisa menambah trik-trik kita dalam memasak," Pungkasnya.


Dalam pemberitaan sebelumnya pun, di sampaikan, ada sebanyak 80 peserta yang mengikuti cooking competition Grands i Master Chef ini yang terbagi menjadi dua kategori, yaitu profesional dan Umum.


Kompetisi ini pun digelar selama dua hari yang dimulai pada Sabtu (5/10) hingga Minggu (6/10) sore yang berlokasi di lapangan belakang Grands i Hotel. Dan para peserta juga akan mendapatkan sertifikat, serta hadiah bagi para pemenang. (AM)