Batam, News, Kepri
Egi | Senin 11 Oct 2021 19:19 WIB | 1605
Teuk molen muatan semen readymix terguling dan hantam rumah warga Kampung Boyan (foto:egi)
MATAKEPRI.COM BATAM -- Satu unit truk molen muatan semen readymix merek Izuzu Elf warna putih dengan Nomor Polisi BP 9926 HI milik PT Batam Beton terguling ke rumah warga di Baloi Harapan 2 Kampung Boyan Kelurahan Bengkong Indah pada Senin (11/10/2021) sekira pukul 11.00 WIB.
Ketua RW 03 RT 04 Kampung Boyan, Zainal Abidin Rambe menjelaskan kronologi kejadiaannya yang mana saat itu mobil truk molen muatan semen tersebut sedang menaiki tanjakan.
"Saat menanjak, truk mengalami rem blong. Saat rem blong, mobil truk tersebut berjalan mundur dengan cepat," ujar Zainal saat dilokasi kejadian pada Senin (11/10/2021) sore.
Lanjut Zainal, saat mobil mundur dari tanjakan, kenek mobil keluar dan berteriak kepada warga yang berada disekitar dan kepada warga yang sedang berada di dalam untuk keluar dari rumah.
"Kenek keluar dan berteriak ke warga, keluar keluar keluar," kata Zainal mengulangi perkataan kenek truk.
Zainal juga mengungkapkan, truk tersebut rencananya akan mengantarkan semen readymix tersebut untuk semenisasi parkiran motor di SDN 004 Kampung Boyan.
"Sekitar tiga meter lagi dari tanjakan terakhir, truk tak bertenaga dan rem mengalami blong," ungkapnya.
Ditempat yang sama, Ahmad selaku pemilik rumah yang dihantam truk molen muatan semen sangat kaget atas kejadian ini.
"Tadi saat didalam rumah, saya dengar teriakan-teriakan dari luar untuk segera keluar rumah. Sesampai diluar saya melihat langsung mobil truk tersebut bergerak mundur dari atas dan jatuh menimpa ke rumah saya," ujar Ahmad.
Dalam insiden ini, tidak ada korban jiwa. Hanya sopir truk yang mengalami luka ringan. Untuk jumlah kerugian diperkirakan belasan juta.
Abdul Manaf selaku Manager Operasional PT. Batam Beton mengatakan, atas kejadian ini pihak perusahaan akan mengganti rugi kerusakan yang menimpa rumah warga.
"Rumah yang rusak akan kita ganti semua, sekarang ini yang kita kerjakan terlebih dahulu, bagaimana cara pengangkatan mobil kita yang terguling ke rumah warga," ujar Abdul.
Abdul juga mengatakan, tadi kita sudah mendatangkan mobil crane untuk angkat truk molen ini. Namun belum bisa diangkat karena jalan ke lokasi ini sempit.
"Kita akan kerjakan ini besok pagi dengan cara menggunakan katrol, kalau dengan katrol masih tidak bisa, kita akan lakukan pencincangan terhadap mobil truk ini," pungkasnya.
Hingga berita ini dipublish, pihak kepolisian masih belum bisa memberikan keterangan atas insiden kecelakaan tersebut, (egi)