Batam, News, Hukum & Kriminal, Kepri

Pria Penendang Pengendara Motor di Sekupang Serahkan Diri, Akui Salah Sasaran

Egi | Sabtu 18 Apr 2026 19:23 WIB | 519

Polres/Ta dan Polsek
Polda Kepri


Pelaku penendang motor saat diamankan Unit Reskrim Polsek Sekupang (foto: Egi)


Matakepri.co.id Batam - Kasus viral aksi penendangan terhadap pengendara motor di kawasan Sekupang, Batam, akhirnya terungkap. Pelaku bernama Bayu Fajar memilih menyerahkan diri ke polisi setelah sempat menghilang beberapa hari.

Bayu datang ke Polsek Sekupang pada Sabtu (18/4/2026) siang. Ia mengaku ingin mempertanggungjawabkan perbuatannya sekaligus menyampaikan permintaan maaf kepada korban dan masyarakat.

Kapolsek Sekupang, Hippal Tua Sirait, mengatakan pelaku datang tanpa paksaan.

“Yang bersangkutan menyerahkan diri secara sukarela dan menyampaikan permintaan maaf,” ujarnya.

Di hadapan polisi, Bayu mengakui tindakannya dan menyampaikan penyesalan. Ia juga meminta maaf kepada jajaran kepolisian serta warga Batam, khususnya masyarakat Sekupang.

Sebelumnya, Bayu sempat dikabarkan melarikan diri ke Jakarta. Ia mengaku pergi karena merasa tertekan setelah aksinya viral dan dirinya terus dicari aparat.

“Saya sempat ke Jakarta, tapi tidak tenang. Akhirnya saya putuskan kembali dan menyerahkan diri,” katanya.

Terkait kejadian tersebut, Bayu menjelaskan bahwa insiden bermula saat dirinya bersama teman-temannya pulang dari pantai. Di kawasan lampu merah, ia mengaku sempat terlibat keributan dan dipukul oleh orang tak dikenal.

Namun, dalam kondisi emosi, Bayu justru melampiaskan kemarahannya kepada orang yang salah. Korban yang ditendang ternyata bukan pelaku pemukulan, melainkan seseorang yang berusaha melerai situasi.

Kasus ini kini masih ditangani pihak kepolisian. Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Riyanto, menyebutkan bahwa penyelesaian perkara berpotensi dilakukan melalui pendekatan restorative justice, mengingat ancaman hukumannya di bawah lima tahun.

“Namun, kami tetap akan berkoordinasi dengan korban terkait langkah selanjutnya,” jelasnya.

Polisi juga mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak mudah terpancing emosi dalam situasi konflik.

“Menahan diri itu penting. Jangan sampai niat baik justru berujung masalah karena tindakan yang keliru,” tutupnya. (Egi)

Redaktur: ZB



Share on Social Media