Batam, News, Pariwisata

Batam Tetap Jadi Magnet Wisata, Meski Belum Ada Lonjakan Wisman Saat 1 Momen Muharram

Riki | Selasa 16 Jun 2026 21:23 WIB | 75

Bandara/Pelabuhan
Wisman
Pariwisata


Suasana Terminal Ferry Internasional Batam Center saat libur 1 Muharram. (Foto: MD)


Matakepri.co.id, Batam - Momentum libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah belum memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan arus wisatawan mancanegara (wisman) yang keluar masuk melalui Terminal Ferry Internasional Batam Center,  Kota Batam.


Sejumlah petugas loket penjualan tiket ferry internasional menyebutkan kondisi penumpang pada momen libur kali ini masih relatif normal dan belum menunjukkan lonjakan seperti yang biasa terjadi saat musim liburan sekolah maupun long weekend.


Salah seorang petugas counter tiket tujuan Malaysia, mengatakan kepadatan penumpang pada jalur Batam-Malaysia masih berada dalam batas normal dan tidak jauh berbeda dibandingkan hari-hari biasa.


"Hingga hari ini jumlah penumpang masih normal. Memang ada peningkatan dibanding hari kerja biasa, tetapi belum sampai terjadi lonjakan yang signifikan," ujarnya saat ditemui Mata Kepri di Terminal Ferry Internasional Batam Center, Selasa(16/6/2026).


Menurutnya, sebagian besar penumpang yang berangkat ke Malaysia merupakan wisatawan dan masyarakat yang memanfaatkan libur nasional untuk berkunjung ke Johor Bahru maupun Kuala Lumpur.




Hal senada disampaikan petugas counter tiket tujuan Singapura, Angelita (24). Ia mengatakan lonjakan penumpang biasanya terjadi pada periode libur panjang, musim holiday, maupun saat libur sekolah di Indonesia dan Singapura.


"Kalau long weekend yang lebih panjang atau musim holiday biasanya memang lebih ramai. Saat ini masih cukup normal. Belum ada antrean yang terlalu padat seperti periode liburan besar," katanya.


Meski demikian, kondisi tersebut justru menunjukkan bahwa Batam masih memiliki daya tarik kuat sebagai pintu gerbang wisata internasional. Menurutnya, pergerakan penumpang internasional tetap berlangsung stabil meskipun bukan dalam periode puncak liburan.


"Kalau dilihat, penumpang tetap ada setiap hari. Ini menunjukkan Batam masih menjadi salah satu destinasi favorit dan juga jalur utama perjalanan ke Singapura maupun Malaysia," tambahnya.




Sementara itu, salah seorang penumpang ferry tujuan Johor Bahru, Malaysia, Adi (32), mengaku memanfaatkan libur Tahun Baru Islam untuk berwisata bersama keluarga. Ia mengatakan perjalanan kali ini merupakan pengalaman pertamanya berkunjung ke Malaysia melalui Batam.


"Saya baru pertama kali mau jalan-jalan ke Johor. Kebetulan ada libur, jadi dimanfaatkan untuk berwisata," ujarnya.


Ia juga menilai pelayanan di Pelabuhan Internasional Batam Centre masih berjalan baik meskipun terdapat peningkatan jumlah penumpang pada masa libur nasional.


"Menurut saya pelayanannya cukup baik dan tertib. Proses keberangkatan juga lancar, tidak terlalu lama dan petugas cukup membantu," katanya.




Terpisah, tokoh pariwisata Kepulauan Riau, Drs. Buralimar, M.Si., menilai tidak adanya lonjakan wisman pada momen 1 Muharram merupakan hal yang wajar karena hari tersebut bukan merupakan hari libur nasional di negara tetangga seperti Singapura.


Menurutnya, pergerakan wisatawan internasional ke Batam umumnya dipengaruhi oleh kalender libur kedua negara. Meski tidak terjadi peningkatan signifikan, Batam tetap menjadi destinasi favorit bagi wisatawan asing, khususnya dari Singapura dan Malaysia.


"Batam memang memiliki daya tarik yang kuat bagi wisatawan mancanegara, terutama untuk wisata kuliner, hiburan, olahraga, dan berbagai kebutuhan lainnya. Karena itu, arus kunjungan tetap stabil meskipun bukan musim liburan besar," tutup Buralimar. (CW)


Redaktur: ZB



Share on Social Media