Nasional
Egi | Senin 31 Aug 2026 19:26 WIB | 34
Istimewa
Matakepri.co.id Sumbar - Kisah salah satu pria yang diamankan dalam kasus dugaan pencurian kabel tower telekomunikasi di kawasan Payolinyam, Kecamatan Payakumbuh Utara, Sumatera Barat, menjadi perbincangan di media sosial. Setelah video penangkapan dan aksi massa terhadap terduga pelaku viral, muncul pengakuan dari sang istri yang mengaku keluarganya tengah menghadapi kesulitan ekonomi akibat biaya pengobatan anak mereka.
Dalam unggahan yang beredar di media sosial dan dikutip dari akun Instagram @payakumbuhkini, istri salah seorang terduga pelaku mengaku terkejut mengetahui suaminya terlibat dalam kasus tersebut.
Menurut pengakuannya, selama ini ia hanya mengetahui sang suami pergi bekerja sebagai pengupas manggis. Ia mengaku tidak mengetahui jika suaminya diduga terlibat dalam aksi pencurian kabel tower.
Sang istri menyebut kondisi ekonomi keluarga saat ini sedang sulit. Anak kedua mereka yang masih berusia dua bulan disebut menderita kelainan jantung dan membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.
"Rencananya anak kami akan dirujuk ke Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru untuk berobat. Namun rencana itu terpaksa tertunda setelah ayahnya ditangkap," ungkapnya dalam keterangan yang beredar di media sosial.
Selain itu, anak pertama mereka yang berusia tujuh tahun juga disebut mengalami gangguan penglihatan atau tunanetra. Menurut sang ibu, anak tersebut selama beberapa hari terakhir terus menanyakan keberadaan ayahnya.
Kisah tersebut memicu beragam reaksi dari warganet. Sebagian menyampaikan rasa prihatin terhadap kondisi keluarga yang ditinggalkan, sementara lainnya menilai persoalan ekonomi tidak dapat dijadikan alasan untuk melakukan tindak pidana.
Sebelumnya, tiga pria asal Riau diamankan terkait dugaan pencurian kabel tower telekomunikasi di Kelurahan Tigo Koto Dibaruah, Kecamatan Payakumbuh Utara, pada Sabtu (29/8/2026) dini hari. Salah seorang terduga pelaku sempat ditangkap warga, sementara dua lainnya berhasil diamankan polisi setelah dilakukan pengejaran.
Kasus tersebut kini masih dalam penanganan Satreskrim Polres Payakumbuh untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami peran masing-masing terduga pelaku serta motif yang melatarbelakangi aksi tersebut. (***)
Redaktur: ZB