Batam, News, Kepri

PSDKP Gagalkan Penyelundupan 16 PMI ke Malaysia, Nakhoda Kabur Lompat ke Laut

Egi | Kamis 08 Oct 2026 22:15 WIB | 52

PSDKP


Kapal speedboat muatan puluhan orang sedang dikejar petugas (foto: tangkapan layar)


Matakepri.co.id Batam - Petugas Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) berhasil menggagalkan dugaan upaya penyelundupan 16 orang menuju Malaysia menggunakan sebuah speedboat tanpa nama di perairan Kepulauan Riau.

Penindakan dilakukan saat Kapal Pengawas (KP) Hiu Biru 001 melaksanakan patroli rutin pada 26 September 2026. Dalam operasi tersebut, petugas menemukan satu unit High Speed Craft (HSC) tanpa identitas yang diduga digunakan untuk mengangkut Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara nonprosedural ke Malaysia.

Dari hasil pemeriksaan, petugas mengamankan 15 orang PMI dan satu balita, sehingga total penumpang yang berada di atas speedboat tersebut berjumlah 16 orang.

Selain para penumpang, petugas juga mengamankan tiga orang yang diduga sebagai anak buah kapal (ABK). Sementara seorang pria yang diduga sebagai nakhoda berhasil melarikan diri dengan cara melompat ke laut saat proses penindakan berlangsung.

"Dari empat orang ABK yang berada di kapal, tiga berhasil diamankan, sedangkan satu orang yang diduga nakhoda melarikan diri dengan melompat ke laut," demikian keterangan yang disampaikan PSDKP.

Usai diamankan, seluruh PMI, balita, serta tiga ABK menjalani proses penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. PSDKP juga berkoordinasi dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri untuk pendalaman kasus.

PSDKP menegaskan, operasi tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan wilayah perairan Indonesia sekaligus pencegahan berbagai aktivitas ilegal yang memanfaatkan jalur laut, termasuk dugaan pengiriman pekerja migran secara nonprosedural ke luar negeri.

Kasus ini menambah daftar pengungkapan praktik pemberangkatan PMI ilegal melalui jalur laut di wilayah Kepulauan Riau yang selama ini kerap menjadi salah satu titik keberangkatan menuju negara tetangga, Malaysia. (Egi)

Redaktur: ZB



Share on Social Media