Batam, News, Kepri

Cegah Bahan Kimia Disalahgunakan, Polda Kepri Perkuat Kolaborasi dengan Interpol

Egi | Senin 26 Oct 2026 22:17 WIB | 58

Polda/Polres/Ta dan Polsek


Interpol dan Polda Kepri bahas pencegahan penyalahgunaan bahan kimia(foto: Polda Kepri)


Matakepri.co.id Batam - Polda Kepulauan Riau memperkuat kerja sama dengan Interpol dalam upaya mencegah dan memberantas penyelundupan bahan kimia yang berpotensi mengancam keamanan masyarakat. Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan Kapolda Kepri Irjen Pol. Suhendri bersama perwakilan Interpol melalui agenda Chemical Anti-Smuggling Enforcement (CHASE), Senin (26/10/2026).

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kapolda Kepri itu membahas penguatan koordinasi, pertukaran informasi, serta kolaborasi lintas lembaga dalam menangani kejahatan penyelundupan bahan kimia, khususnya di wilayah Kepulauan Riau.

Kapolda Kepri menegaskan, pihaknya siap mendukung pelaksanaan Operasi CHASE melalui koordinasi dengan Interpol dan instansi terkait. Dukungan tersebut mencakup langkah preemtif, preventif, hingga penegakan hukum terhadap berbagai bentuk penyelundupan bahan kimia.

"Pengawasan terhadap peredaran bahan kimia perlu diperkuat mengingat sejumlah zat tersebut dapat disalahgunakan untuk kepentingan yang membahayakan keselamatan masyarakat," kata Suhendri.

Perwakilan Interpol Chemex, Carlos Lienert, menjelaskan bahwa Operasi CHASE difokuskan pada penyelidikan dan pemberantasan penyelundupan bahan kimia, termasuk bahan yang berpotensi digunakan untuk membuat bahan peledak maupun zat berbahaya lainnya.

"Penyelundupan bahan kimia juga berpotensi berkaitan dengan sejumlah tindak pidana lain, mulai dari terorisme, peredaran narkotika, pertambangan ilegal, hingga praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak," kata Carlos.

Dalam pelaksanaannya, operasi ini mencakup penyelidikan terhadap individu, muatan kargo, serta kendaraan yang diduga memiliki keterkaitan dengan aktivitas penyelundupan bahan kimia.

Pertukaran data dan informasi menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pengungkapan kasus. Karena itu, koordinasi lintas lembaga di tingkat internasional, nasional, dan regional diperlukan untuk mengidentifikasi pola kejahatan serta menelusuri jaringan yang terlibat.

Batam menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Operasi CHASE. Posisi wilayah Kepulauan Riau yang memiliki aktivitas pelayaran dan perdagangan lintas negara menjadikan koordinasi pengawasan sebagai bagian penting dalam upaya mencegah masuk dan keluarnya bahan kimia secara ilegal.

Sementara itu, Wakapolda Kepri turut menekankan pentingnya sinergi dengan Interpol, terutama dalam pertukaran informasi dan penanganan kasus yang memiliki keterkaitan dengan kejahatan lintas negara.

"Penyelundupan bahan kimia tidak dapat dipandang sebagai tindak pidana yang berdiri sendiri. Penyalahgunaan bahan tersebut berpotensi mendukung kejahatan lain, termasuk tindak pidana narkotika, sehingga diperlukan penanganan secara terpadu," kata Anom.

Melalui Operasi CHASE, Polda Kepri bersama Interpol dan instansi terkait diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mendeteksi, mencegah, serta mengungkap jaringan penyelundupan bahan kimia.

Penguatan kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan efektivitas penegakan hukum terhadap kejahatan lintas negara sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kepulauan Riau.(Egi)

Redaktur: ZB



Share on Social Media