Batam, News

Cegah Pengemudi Nakal, Disperindag Batam Pelototi Tera Argo Taksi

| Rabu 01 Mar 2017 10:31 WIB | 3218



Ilustrasi - Argo Taksi


MATAKEPRI.COM, Batam – Guna memeriksa ketepatan tera argo pada taksi yang beroperasi di pelabuhan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Batam melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pelabuhan Domestik Sekupang.     

"Pemeriksaan ini kami lakukan agar tidak ada konsumen, warga yang dirugikan," kata Kepala Disperindag Kota Batam Zarefriadi di Batam,Rabu (1/3).

Dalam inspeksi mendadak di Pelabuhan Domestik Sekupang, Selasa (28/2) Disperindag memeriksa argo meter pada belasan taksi, dan hanya satu unit yang perlu melakukan tera ulang.

Disperindag memastikan tarif buka pintu pada taksi Rp7.000 dan, biaya argo perjalanan Rp5.500 per km.

"Semuanya sesuai, hanya satu unit yang harus dikalibrasi segera," kata Zaref.

Pemeriksaan tera argo dilakukan setahun sekali, demi memastikan tidak ada pengemudi taksi yang nakal dan mengambil keuntungan dengan cara curang.

Menurut Zaref, pemeriksaan tera taksi amat penting, terutama di pelabuhan, sebagai pintu masuk wisatawan dan pengunjung lainnya di kota itu.

Jangan sampai citra Batam sebagai kota wisata yang ramah tercoreng karena adanya supir taksi yang berlaku curang.

"Supir taksi, menjadi bagian terdepan dari menerima tamu. Apalagi di Pelabuhan Sekupang, yang sebagian besar yang masuk adalah orang Malaysia dan Singapura," kata dia.

Disperindag, kata dia, akan terus membina agar supir taksi konsisten menggunakan argo standar.

Di tempat yang sama, pengurus Koperasi Taksi Pelabuhan Sekupang, Chaniago menyambut baik upaya pemerintah dalam menera argo meter demi kenyamanan penumpang.

"Kami mendukung upaya pemerintah," kata Chaniago.

Sementara itu, Kepala Bidang Tertib Niaga Disperindag Batam, Adisthy menyatakan pemerintah menargetkan retribusi tera sebesar Rp500 juta untuk segala jenis pengukuran perdagangan, seperti timbangan di pasar, nozel SPBU dan argo meter. n4-ant



Share on Social Media

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait