Batam

Kapolresta Barelang Minta Keterangan Dari Beberapa Saksi Atas Kasus Kematian Siswa Sekolah Harapan U

Maman | Sabtu 14 Oct 2017 14:23 WIB | 714




MATAKEPRI.COM, Batam - Pihak Polresta Barelang tak hanya memeriksa wali kelas akan tetapi juga memanggil orang tua Kendrick Grant yakni Yenmia (ibu) dan Sopian (ayah) atas  kematian putra mereka, Kendrick Grant  salah satu siswa Sekolah Harapan Utama yang terjatuh dan tertimpa gawang saat bermain di lapangan olahraga.

Selain itu, Polresta Barelang juga memeriksa beberapa saksi yakni  Dokter Klinik Harapan Bunda (dr.Stella), ketua yayasan Harapan (Utama Hartono), dan Kakak Kelas Kendrick Grant (Hendy). 

"Saat dibawa ke Klinik oleh Hendy korban masih bernafas. Namun di mulutnya banyak mengeluarkan darah, Saya berpikir ini harus dibawa ke rumah sakit. ‎Kemudian kami larikan ke Awal Bross"Kata dr.Stella".

Selama di perjalanan ke rumah sakit, Stella selalu memantau denyut nadi korban. Bahkan beberapa kali ia mencoba memompa jantung korban dengan kedua tangannya. 

Akan tetapi Tuhan berkehendak lain. Kendrick meninggal saat perjalanan ke rumah sakit. "Saya sudah lakukan sebisa saya. Termasuk menekan perutnya dengan tangan," Ungkap dr. stella". 

Hartono ketua yayasan yang ikut datang ke rumah sakit mengatakan, mereka tidak kepikiran untuk membuat laporan ke pihak polisi dengan alasan sibuk mengurus Kendrick yang mendapat musibah. 

"Kemarin semuanya sibuk mengurus korban. Jadi tidak ada ke pikiran ke sana. Bukan kami sembunyikan ini,"Ujar Hartono". (Juliadi)



Share on Social Media

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait