Batam, News, Batam

Peduli Sesama, Sahabat Hijrah Batam Jalankan Program Barang Bekas Jadi Amal

Egi | Senin 08 Feb 2021 11:13 WIB | 437

Legeslatif/DPRD


Ketua Sahiba, Nur Haya saat berpidato kepada seluruh ibu-ibu Sahiba di Kebun Jambu Madu (foto:egi)


MATAKEPRI. COM BATAM -- Sahabat Hijrah Batam (Sahiba) melaksanakan tausiyah di Kebun Jambu Madu di Marina Kota Batam, yang dihadiri oleh Habib Rifa'i. 


Pendiri Sahiba, Buya Safari Ramadhan mengatakan, Sahiba ini kita dirikan dalam rangka untuk mengajak saudara muslimah untuk hijrah, yang dalam hal ini yaitu umat agama Islam. 




"Saat ini, untuk ibu-ibu majelis taklim sudah paham semua tentang fiqih, sholat, dan puasa. Tinggal bagaimana umat islam dalam hal ini mempraktekkan ilmu-ilmu yang dimiliki," Ujar Safari Ramadhan pada Minggu (7/2/2021) siang di Kebun Jambu Marina Sekupang. 


Lanjutnya,  Sahiba juga ada kegiatan sosial, yaitu membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu, apalagi saat ini Indonesia khususnya Batam masih dilanda pandemi Covid-19. 


"Pengurus Sahiba mempunyai ide kreatif, yaitu melaksanakan kegiatan Babejamal (Barang Bekas Jadi Amal). Mudah-mudahan orang mampu di Batam, terketuk hatinya untuk membantu kegiatan dakwah di Sahiba ini, " Kata Safari Ramadhan yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi 1 DPRD Kota Batam.

 


Ditempat yang sama, Pembina Sahiba, H. Syukri Ilyas, juga sebagai staff Kementrian Agama Kota Batam mengatakan, salah satu substansi kita adalah, bagaimana mengajak orang untuk dari yang kurang baik menjadi baik, dan dari baik kepada yang lebih baik. 


"Sahiba adalah organisasi yang legalitasnya sudah terdaftar di Notaris. Perkumpulan seperti ini juga dilindungi oleh negara dalam peraturan pemerintah No 5 tahun 2007 tentang pencerdasan kehidupan beragama, " Ujar Syukri. 


Lanjutnya, jadi gerakan Sahiba ini, disamping ada gerakan dakwah juga ada gerakan sosial. Secara defakto, banyak ustad disini yang sebagai pembina. 


Ketua Sahiba, Nur Haya juga menyampaikan, di Sahiba ini, saya membuat program Babejamal (Barang Bekas Jadi Amal), yang mana saat ini masih banyak yang sulit menjalani kehidupan ditengah pandemi Covid-19. 


"Kami berharap kepada ibu-ibu yang ada pakaian yang tidak terpakai lagi, tetapi masih layak untuk dipakai, itulah yang kami kumpulkan menjadi satu. Itu yang nanti akan kami jual pada setiap hari Kamis mulai pukul 11.00 WIB pagi, " Ujar Nur Haya. 


Lanjutnya, alhamdulillah, dari pakaian itu penghasilan Babejamal diatas rata-rata Rp 1 juta. Makanya kami sudah bisa berbuat dan juga bisa berbagi. 


"Alhamdulillah, setiap bulan kita berbagi kepada dhuafa, dan anak yatim berupa sembako. Yang kami namakan, gerakan sedekah pangan, " Pungkasnya (egi