Batam, News, Hukum & Kriminal, Kepri

Keluarga Bripda Natanael Syok, Desak Pengusutan Secara Transparan

Egi | Selasa 14 Apr 2026 15:26 WIB | 439

Polres/Ta dan Polsek
Polda Kepri


Kuasa hukum keluarga korban Bripda Natanael saat diwawancarai awak media (foto:Egi)


Matakepri.co.id Batam - Keluarga Bripda Natanael Simanungkalit masih diliputi duka dan syok saat berada di RS Bhayangkara pada Selasa (14/4/2026). Mereka memilih irit bicara dan menolak memberikan keterangan kepada awak media yang mencoba meminta konfirmasi.

Suasana rumah sakit sejak pagi terlihat ramai oleh kehadiran keluarga korban, pihak kepolisian berpakaian sipil, serta kerabat dari pihak terduga pelaku.

Menjelang siang, pengacara keluarga, Sudirman Situmeang, tiba di lokasi untuk mendampingi pihak keluarga. Ia menegaskan bahwa keluarga berharap kasus kematian Bripda Natanael dapat diusut secara transparan dan menyeluruh tanpa ada pihak yang dilindungi.

“Kami berharap proses hukum berjalan terbuka dan tidak ada yang ditutup-tutupi. Semua harus diungkap dengan jelas,” ujar Sudirman di RS Bhayangkara.

Sudirman mengungkapkan, pihak keluarga pertama kali menerima kabar duka dari kepolisian pada sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Saat itu, keluarga diberitahu bahwa korban telah berada di rumah sakit dalam kondisi meninggal dunia.

Hingga kini, keluarga masih menunggu penjelasan resmi terkait kronologi kejadian yang menyebabkan tewasnya anggota polisi muda tersebut. Mereka juga masih fokus pada proses pendampingan hukum sehingga belum banyak memberikan keterangan ke publik.

“Kami sudah membuat laporan resmi ke kepolisian melalui SPKT sekitar pukul 05.00 WIB tadi pagi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sudirman menyebut timnya telah melihat kondisi awal jenazah korban. Namun, ia menegaskan bahwa kepastian penyebab kematian tetap menunggu hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang, termasuk autopsi.

“Ada beberapa tanda yang kami lihat, tapi untuk memastikan semuanya, kami menunggu hasil pemeriksaan resmi,” tambahnya.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik, dengan harapan proses penyelidikan dapat berjalan objektif dan memberikan keadilan bagi korban serta keluarganya.(Egi)

Redaktur: ZB



Share on Social Media