Batam, News
Riki | Rabu 15 Apr 2026 13:41 WIB | 573
Warga Teluk Mata Ikan adu mulut dengan pihak PT China Construction Yangtze River
Terkait Penggunaan Jalan Lingkungan
Matakepri.com, Batam - Situasi memanas terjadi di RW 07 Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Selasa sore (14/4/2026). Adu mulut antara warga dan pihak PT China Construction Yangtze River Indonesia saat ini masih berlangsung di ruas jalan lingkungan yang selama beberapa bulan menjadi akses kendaraan berat proyek pembangunan.
Pantauan Mata Kepri di lokasi, puluhan warga menghadang truk bermuatan material yang mencoba melintas di jalan kampung. Warga menuding perusahaan memaksa menggunakan jalan tersebut meski sudah dinyatakan tidak layak menahan beban berat. Beberapa bagian jembatan dan jalur penghubung bahkan terlihat menurun akibat tekanan kendaraan berton-ton.
Bahkan salah seorang warga berteriak mengatakan ia sudah dua kali hampir tertabrak kendaraan perusahaan.
“Bagaimana tidak emosi pak. Sudah dua kali saya hampir tertabrak. Dan waktu rapat tidak ada dari warga kami yang dipanggil!” teriak salah seorang warga.
Petugas kelurahan dan ketua RW tampak berusaha menenangkan kedua pihak, namun suasana masih panas.
Sementara itu dalam surat keberatan yang diberikan ke pihak perusahaan hari ini, warga mengajukan beberapa tuntutan yaitu, penghentian sementara aktivitas kendaraan berat, kompensasi dan perbaikan jalan, perjanjian tertulis jika perusahaan tetap ingin menggunakan akses tersebut.
Hingga berita ini tayang, ketegangan masih berlanjut. Belum ada keterangan resmi dari pihak PT China Construction Yangtze River Indonesia.
Mata Kepri akan terus memberikan update langsung dari lokasi kejadian. (red)
Redaktur: ZB