Batam, News, Kepri

Meriam hingga Senjata Sniper Diuji, Bakamla RI Pastikan Alutsista Siap Tempur

Egi | Rabu 15 Jul 2026 21:48 WIB | 47

Bakamla Republik Indonesia


Personil Bakamla RI melaksanakan latihan ditengah laut ( foto: Humas Bakamla)


Matakepri.co.id Batam - Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) menggelar latihan menembak di perairan timur Pulau Galang, Rabu (15/7/2026), sebagai bagian dari upaya menjaga kesiapan operasional personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam mendukung tugas pengamanan wilayah perairan Indonesia.

Latihan yang bertujuan untuk melakukan pemanasan (warming-up) sistem persenjataan dan alat teknis tersebut dipimpin langsung oleh Deputi Operasi dan Latihan Bakamla RI, Laksda Bakamla Eko Wahjono. Kegiatan juga dihadiri Direktur Operasi Laut Bakamla RI, Laksma Bakamla Lukman Kharish, sementara Kepala Zona Bakamla Barat, Laksamana Pertama Bakamla Bambang Trijanto, mengikuti kegiatan melalui perwakilan dari Kabidops Zona Bakamla Barat.

Dalam latihan tersebut, Bakamla RI mengerahkan dua kapal negara, yakni KN Bintang Laut-401 dan KN Belut Laut-406. Berbagai sistem persenjataan diuji, mulai dari meriam kaliber 30 mm, Senapan Mesin Berat (SMB) 12,7 mm, senjata ringan hingga senjata sniper.

Rangkaian kegiatan dilakukan secara bertahap dan terukur. Dimulai dari proses pemuatan amunisi, pengecekan prosedur komunikasi, penyiapan sasaran berupa drum terapung, hingga pelaksanaan penembakan. Seluruh tahapan latihan dijalankan dengan mengutamakan standar keselamatan bagi personel maupun material.

Hasil latihan menunjukkan seluruh sistem persenjataan yang digunakan mampu berfungsi dengan baik sesuai rencana. Meriam 30 mm, SMB 12,7 mm, senjata ringan, hingga senjata sniper dapat dioperasikan secara optimal selama pelaksanaan kegiatan.

Usai latihan, Bakamla RI langsung melakukan evaluasi menyeluruh guna mengukur keandalan sistem persenjataan sekaligus mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan dalam mendukung pelaksanaan operasi keamanan laut di masa mendatang.

Latihan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan armada dan personel Bakamla RI menghadapi berbagai tantangan tugas di laut, mulai dari patroli keamanan, penegakan hukum, hingga operasi keselamatan pelayaran.

Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa adanya kecelakaan maupun insiden. Hasil evaluasi nantinya akan digunakan sebagai bahan penyempurnaan pemeliharaan alat teknis serta penyusunan program latihan berkelanjutan guna meningkatkan efektivitas pengamanan dan keselamatan di perairan Indonesia.(Egi)


Redaktur: ZB



Share on Social Media