Batam, News, Kepri

Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Sebut Korban Akhiri Hidup Murni Gantung Diri

Egi | Rabu 02 Sep 2026 20:15 WIB | 74

Polda/Polres/Ta dan Polsek


Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Agung Tri Poerbowo saat diwawancarai awak media (foto: Egi)


Matakepri.co.id Batam - Seorang pria berinisial PA (22), yang bekerja sebagai pekerja lepas (freelance), ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di wilayah hukum Polsek Sei Beduk, Kota Batam, pada Selasa 1 September 2026.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Agung Tri Poerbowo mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Tim Inafis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Dari hasil pemeriksaan di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujar Kompol Agung, pada Rabu (2/9/2026) sore di Mapolresta Barelang.

Selain itu, petugas juga tidak menemukan surat wasiat maupun obat-obatan di dalam kamar korban. Berdasarkan temuan awal tersebut, polisi menyimpulkan tidak terdapat indikasi keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut.

Meski demikian, penyidik masih terus mendalami penyebab yang melatarbelakangi korban mengakhiri hidupnya. Salah satu kendala yang dihadapi penyidik saat ini adalah telepon genggam milik korban yang masih terkunci sehingga belum dapat diperiksa secara menyeluruh.

"Saat ini handphone korban masih terkunci. Penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengetahui latar belakang dan penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya," kata Agung.

Dari keterangan keluarga dan sejumlah saksi, korban diketahui tinggal bersama adiknya yang merupakan anak berkebutuhan khusus.

"Sementara itu, ibu korban yang bekerja di Singapura telah tiba di Batam setelah menerima kabar duka tersebut," bebernya.

Menurut pihak keluarga dan saksi yang mengenal korban, PA selama ini tidak pernah mengeluhkan masalah pribadi maupun menunjukkan tanda-tanda mengalami tekanan yang dapat mengarah pada tindakan tersebut.

Keluarga korban telah menerima dan merelakan kepergian PA. Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai dilakukan, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke Pekanbaru, Riau, guna dimakamkan.

Polisi memastikan proses penyelidikan tetap dilakukan untuk melengkapi data dan memastikan seluruh fakta terkait peristiwa tersebut terungkap secara jelas, (Egi)


Redaktur: ZB



Share on Social Media