Batam, News, Kepri

"Semua Serba Mahal Mak" Curhatan Warga Binaan LPP Batam Gegerkan Media Sosial

Egi | Kamis 17 Sep 2026 21:03 WIB | 44

lapas
Warga binaan
Kemenkumham


Tangkapan layar di medsos (istimewa)


Matakepri.co.id Batam - Sebuah tangkapan layar percakapan yang diduga antara warga binaan dan keluarganya di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Batam viral di media sosial. Percakapan tersebut diunggah oleh akun Instagram dewanperwakilanetizen.id dan memicu beragam tanggapan dari warganet, Kamis (17/9/2026).


Dalam percakapan yang beredar, seorang warga binaan mengeluhkan tingginya biaya untuk menggunakan layanan wartel di dalam lapas. Ia menyebut tarif percakapan selama 15 menit mencapai Rp57 ribu sehingga dirinya kesulitan menghubungi keluarga.


“Mak sekarang kalau bayar wartel 15 menit 57 ribu, aku gak bisa kabari mamak dulu karena dinaikkan semua sama kalapas yang baru,” tulis pesan dalam tangkapan layar tersebut.


Tak hanya itu, warga binaan tersebut juga mengaku keluarga yang datang berkunjung tidak diperbolehkan membawa sabun mandi dari luar. Akibatnya, kebutuhan tersebut harus dibeli di kantin lapas dengan harga yang disebut mencapai Rp15 ribu per batang.


“Semua serba mahal mak,” tulisnya lagi dalam percakapan tersebut.


Keluhan itu langsung mendapat perhatian luas setelah beredar di media sosial. Sejumlah warganet meminta adanya klarifikasi dari pihak terkait mengenai kebijakan yang disebutkan dalam percakapan tersebut.


Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak LPP Batam terkait kebenaran isi percakapan yang viral tersebut, termasuk mengenai tarif layanan wartel maupun aturan barang bawaan saat kunjungan.


Media ini masih berupaya mengonfirmasi pihak LPP Batam untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut terkait informasi yang beredar di masyarakat.(Egi)


Redaktur: ZB



Share on Social Media