Batam, News, Hukum & Kriminal
Egi | Rabu 23 Sep 2026 21:59 WIB | 53
Tangkapan layar video viral jukir dianiaya pemilik mobil (foto:ist) ini
Matakepri.co.id Batam - Seorang juru parkir di kawasan Hotel Lovina Inn, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, diduga menjadi korban penganiayaan dan pengancaman menggunakan senjata tajam jenis parang, Rabu (23/9/2026) siang.
Korban diketahui bernama Garnett Paulson Tambunan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.05 WIB di area parkir hotel dan sempat mengundang perhatian warga sekitar.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, insiden bermula saat korban menegur seorang pengendara mobil yang memarkirkan kendaraannya di jalur keluar-masuk hotel. Teguran tersebut diduga tidak diterima oleh pengemudi hingga memicu adu mulut di lokasi.
Situasi kemudian memanas. Korban mengaku mendapat perlakuan kasar berupa dorongan dan pukulan hingga terjatuh. Tak berhenti di situ, pelaku disebut mengambil sebilah parang dari dalam mobil dan mengejar korban di area parkir.
Kapolsek Lubuk Baja AKP Cindo Kottama membenarkan adanya laporan yang dibuat korban terkait dugaan penganiayaan dan pengancaman tersebut.
“Korban sudah membuat laporan resmi ke Polsek Lubuk Baja. Saat ini laporan tersebut sedang kami tindak lanjuti,” kata AKP Cindo Kottama saat dikonfirmasi, Rabu (23/9/2026).
Menurutnya, berdasarkan keterangan awal yang diterima penyidik, peristiwa dipicu persoalan parkir kendaraan yang menghalangi akses keluar-masuk hotel.
“Korban meminta pelaku memindahkan kendaraannya. Namun pelaku diduga tidak terima, lalu terjadi cekcok yang berujung pada tindakan kekerasan. Setelah itu pelaku mengambil parang dari mobil dan mengejar korban,” ujarnya.
Beruntung aksi tersebut sempat dicegah oleh orang lain yang berada di lokasi. Meski demikian, pelaku disebut masih terus mengejar korban dan melontarkan ancaman sebelum akhirnya meninggalkan tempat kejadian.
Saat ini Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja tengah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan barang bukti serta memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.
“Anggota sudah melakukan langkah-langkah penyelidikan, termasuk olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi. Identitas pelaku sedang kami dalami dan pengejaran masih berlangsung,” tegas AKP Cindo.
Polisi mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan orang lain maupun berujung pada proses pidana.(Egi)
Redaktur: ZB