Batam, News, Kepri

Diduga Dipicu Cuaca Panas, Panel Surya di Atap Bea Cukai Batam Terbakar

Egi | Kamis 03 Sep 2026 15:28 WIB | 84

Bea Cukai


Tangkapan layar Kantor BC Batam terbakar (foto:ist)


Matakepri.co.id Batam - Kebakaran melanda bagian atap gedung belakang Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Batam, Kamis (3/9/2026) sekira pukul 11.30 WIB. Insiden tersebut diduga dipicu oleh gangguan pada instalasi panel surya yang berada di atas bangunan.

Kepala Seksi Humas dan Layanan Informasi Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) KPU Bea dan Cukai Batam, Mujiono, membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penanganan dan penyelidikan oleh pihak terkait.

"Hari ini memang ada kejadian kebakaran di kantor Bea Cukai Batam. Saat ini masih dalam penanganan tim pemadam kebakaran bersama Aparat Penegak Hukum (APH) terkait," ujar Mujiono kepada wartawan.

Menurut Mujiono, kepulan asap pertama kali diketahui oleh para pegawai yang hendak menunaikan ibadah salat Zuhur. Saat itu, terlihat asap tipis muncul dari bagian atap gedung belakang yang digunakan sebagai ruang kerja dan administrasi staf Bidang Pengawasan.

"Saat pegawai mau ke masjid menjelang salat Zuhur, terlihat ada asap kecil di atap gedung belakang. Di atap bangunan itu ada panel surya, diduga sementara baterainya terbakar atau meledak karena suhu yang panas," jelasnya.


Tak lama kemudian, terdengar suara dentuman cukup keras dari arah lokasi kebakaran. Namun, penyebab suara tersebut masih belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

"Ada suara kencang saat waktu salat Zuhur. Kemungkinan berasal dari baterai yang meledak atau material atap yang runtuh. Namun, ini semua masih dugaan sementara," tambahnya.

Api berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat berkat respons cepat tim pemadam kebakaran. Sebanyak empat unit armada pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi, terdiri dari personel pemadam BP Batam yang dibantu unsur TNI AD.

Meski kebakaran terjadi di lingkungan kantor Bea Cukai Batam, aktivitas pelayanan kepada masyarakat dipastikan tetap berjalan normal dan tidak mengalami gangguan.

"Kebetulan ruang yang terdampak adalah ruang administrasi dari Unit Pengawasan. Jadi, pelayanan masyarakat tidak terganggu dan tetap berjalan," tegas Mujiono.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Bea Cukai Batam masih melakukan pendataan terkait kerugian materiil maupun kerusakan fasilitas yang terdampak kebakaran. Proses pendinginan dan pemeriksaan lokasi juga masih dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran.

Selain itu, Bea Cukai Batam memastikan barang bukti hasil penindakan yang berada dalam pengawasan institusi tersebut tetap aman dan tidak terdampak insiden kebakaran.

"Barang-barang bukti tidak ada di sini, mayoritas kami simpan di Tanjung Uncang," pungkas Mujiono.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Aparat terkait masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran yang terjadi di kompleks KPU Bea dan Cukai Batam.(Egi)


Redaktur: ZB



Share on Social Media